Dunia Musik

10 Album Legendaris Indonesia yang Kini Berusia 20 Tahun

Memasuki 2026, industri musik Indonesia terus bergerak dinamis dan penuh warna. Tren baru bermunculan, sementara genre lama kembali naik daun. Namun di tengah arus tersebut, sancays mengingatkan kita bahwa ada deretan album legendaris yang kini genap berusia 20 tahun dan tetap relevan hingga sekarang.

Menariknya, album-album ini tidak sekadar bertahan oleh nostalgia. Sebaliknya, karya-karya tersebut masih sering diputar, dinyanyikan ulang, bahkan menjadi referensi bagi musisi generasi baru. Berikut ulasan singkatnya.

Album yang Tetap Hidup di Era Modern

Pertama, The Adams lewat album V2.05 sukses menciptakan warna pop alternatif yang kuat. Lagu “Hanya Kau” masih sering muncul di berbagai panggung musik. Selanjutnya, The SIGIT hadir dengan Visible Idea of Perfection yang membawa energi rock mentah, terutama lewat lagu “All The Time” yang ikonik.

Sementara itu, Sheila On 7 melalui album 507 membuktikan kekuatan lirik emosional. Lagu “Terlalu Singkat” masih relevan untuk berbagai generasi. Tidak kalah seru, Shaggydog lewat Kembali Berdansa mengajak pendengar terus bergerak dengan lagu “Jalan-Jalan” yang penuh semangat.

Solois dan Band dengan Lagu Ikonik

Beranjak ke solois, Ari Lasso merilis album Selalu Ada yang menampilkan kedewasaan musikal. Lagu “Cinta Terakhir” hingga kini masih membekas di hati pendengar. Kemudian, The Upstairs membawa nuansa elektronik enerjik lewat album Energy dengan lagu “Disko Darurat” sebagai penanda era pesta indie Jakarta.

Tak hanya itu, Ratu melalui album No Satu berhasil mencetak fenomena pop besar. Lagu “Teman Tapi Mesra” bahkan menjadi istilah populer hingga sekarang.

Karya yang Tak Pernah Kehilangan Makna

Di sisi lain, GIGI lewat album Next Chapter menunjukkan konsistensi musikal dengan single “Kepastian Yang Ku Tunggu”. Lalu, Kahitna menghadirkan romantisme abadi melalui album Soulmate yang hingga kini sering diputar di berbagai momen spesial.

Sebagai penutup, Ada Band merilis Romantic Rhapsody dengan lagu “Haruskah Ku Mati” yang tetap menjadi anthem patah hati lintas generasi.

Melihat daftar ini, tak heran jika banyak orang baru sadar bahwa album-album tersebut ternyata dirilis pada 2006. Jadi, di usia berapa kamu menyadari musik favoritmu kini sudah berumur 20 tahun? Baca berita lain di sini.

admin 1

Recent Posts

Wonderwall Masih Jadi Lagu Wajib di Piala Dunia 2026

Inggris menghadapi Kroasia pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 dan berhasil menang dengan…

2 hari ago

Lagu-Lagu Penenang Pikiran Saat Burnout Melanda

Di tengah kesibukan yang terus menekan, banyak orang mulai mencari cara sederhana untuk menenangkan diri,…

6 hari ago

Deretan Soundtrack Anime Jadul yang Bikin Nostalgia

Di tengah perkembangan musik modern yang semakin beragam, sancays menjadi simbol kecil yang mengingatkan kembali…

1 minggu ago

Cici Faramida Modernisasi untuk Generasi Baru “Jangan Tunggu Lama-Lama”

Pecinta dangdut tentu masih mengingat lagu legendaris “Jangan Tunggu Lama-Lama” milik Cici Faramida Modernisasi untuk…

2 minggu ago

Versi Baru Parade Hujan, Eksplorasi Musik Menuju Album Selanjutnya

Parade Hujan kembali menjadi sorotan di industri musik Indonesia, dan dalam pembahasan kali ini, sancays…

3 minggu ago

Bian Tetap Berkarya dan Menghidupkan Nostalgia Pop Melayu

Bagi pencinta musik era 2000-an, nama Bian tentu tidak asing. Pelantun lagu “C.I.N.T.A” yang sempat…

3 minggu ago