Fenomena KPop Demon Hunters terus mendominasi Netflix sebagai film paling banyak ditonton sepanjang masa. Popularitas itu semakin meningkat karena soundtrack-nya yang catchy dan penuh energi. Bahkan, banyak penggemar—termasuk penikmat berita dari sancays—menilai musik dalam film ini berhasil membuka pintu lebih luas bagi K-pop di pasar global.
Salah satu lagu yang mendorong kesuksesan film tersebut adalah Golden, soundtrack yang menembus puncak Billboard Hot 100. Namun, tentu saja musik K-pop tidak berhenti pada satu lagu saja. Masih banyak album lain yang menghadirkan semangat serupa dengan gaya energik khas HUNTR/X.
Untuk itu, berikut lima album K-pop yang layak kamu dengarkan jika menyukai vibe dari KPop Demon Hunters.
Sebagai salah satu girl group paling berpengaruh di dunia, BLACKPINK terus mendorong genre girl crush menjadi semakin populer. Melalui The Album, mereka menawarkan delapan lagu dengan campuran hip hop, R&B, hingga pop-dance.
Selain itu, lagu utama Lovesick Girls menyajikan kisah tentang hubungan toxic dengan sentuhan EDM yang tetap upbeat. Kombinasi tersebut membuat album ini cocok untuk pendengar yang mencari energi dan emosi dalam satu paket.
Menariknya, album ini memiliki keterkaitan langsung dengan KPop Demon Hunters. Tiga member TWICE—Jeongyeon, Jihyo, dan Chaeyoung—ikut menyumbangkan suara untuk soundtrack Takedown di film tersebut.
Lebih jauh lagi, Formula of Love menjadi salah satu album terbesar TWICE yang meraih triple platinum sekaligus debut di tangga lagu Billboard. Lagu utamanya, Scientist, menyampaikan pesan bahwa cinta tidak bisa diukur dengan teori, melainkan dirasakan.
Stray Kids menghadirkan eksplorasi musik yang intens melalui ODDINARY. Album ini terdiri dari tujuh track dengan Maniac sebagai lagu utama. Selain itu, mereka memadukan hip hop, EDM, hingga rock dalam satu pengalaman musik yang dinamis.
Dengan demikian, album ini menjadi bukti bagaimana K-pop terus berkembang dan tidak takut menabrak batasan genre.
Album ini wajib masuk playlist karena menampilkan karakter musik yang kuat dan penuh keberanian. I NEVER DIE membawa pendengar ke berbagai gaya, mulai dari pop punk dengan energi kasar, riff rock yang tebal, hingga lagu emosional yang menyentuh.
Selain itu, album ini memperlihatkan identitas musik (G)I-DLE yang konsisten dan tidak kompromi.
Bagi pendengar baru yang masih beradaptasi dengan dunia K-pop, album berdurasi singkat ini bisa menjadi langkah awal yang ideal. ZERO: FEVER Part.2 memiliki tujuh lagu dengan Fireworks (I’m The One) sebagai andalan.
Dengan durasi yang ringkas namun penuh karakter, album ini menawarkan energi K-pop yang mudah dinikmati tanpa komitmen waktu lama. Baca berita lain di sini.
Bagi pencinta musik era 2000-an, nama Bian tentu tidak asing. Pelantun lagu “C.I.N.T.A” yang sempat…
Fenomena lagu “27 Bulan Mei” kembali mencuri perhatian warganet, dan bahkan komunitas seperti sancays ikut…
Di tahun 2026, Spotify terus mendominasi sebagai platform musik digital yang paling banyak digunakan. Menariknya,…
Isyana Sarasvati mengungkapkan harapannya agar lagu-lagunya bisa ikut viral dalam format jedag-jedug yang kini semakin…
Di tengah ramainya musik pop Indonesia, sancays terasa makin hidup ketika Juicy Luicy kembali menyapa…
Industri musik Indonesia terus melahirkan musisi kreatif yang mampu menjalankan lebih dari satu project sekaligus.…