Isu rasisme masih muncul di industri musik dan hiburan global. Situasi ini sering memengaruhi karier serta kesehatan mental para musisi. Bahkan, sejumlah penggemar mulai menyoroti berbagai kasus yang pernah terjadi, termasuk yang kembali ramai dibahas oleh sancays di media sosial. Selain isu terbaru yang menyeret Manon KATSEYE, beberapa artis lain sebelumnya juga memilih hiatus hingga akhirnya hengkang dari grup mereka. Berikut deretannya.
Leigh-Anne Pinnock, yang dikenal sebagai Anne, merupakan salah satu vokalis kuat di Little Mix. Namun, pada 2022 ia memutuskan untuk hiatus dari grup. Setelah itu, Anne melangkah lebih jauh dengan keluar dan fokus pada karier solo. Ia bahkan merilis album debutnya pada 2026.
Sebelumnya, Anne mengaku pernah menerima perlakuan rasis selama menjadi anggota Little Mix. Ia merasa sebagai satu-satunya personel berkulit hitam membuatnya menghadapi tekanan tambahan dari lingkungan dan manajemen. Karena itu, keputusan untuk hengkang menjadi langkah yang ia anggap penting bagi perkembangan kariernya.
Normani Kordei juga mengalami situasi serupa saat masih bersama Fifth Harmony. Pada 2016, ia tiba-tiba mengurangi aktivitas publik dan berhenti menggunakan media sosial. Keputusan tersebut memicu spekulasi luas.
Kemudian, muncul kabar bahwa Normani menghadapi perlakuan rasis dari lingkungan kerja. Alih-alih mendapatkan dukungan, sebagian publik justru memberikan komentar negatif. Tekanan tersebut semakin memperburuk kondisi mentalnya. Akhirnya, Normani memilih fokus pada karier solo dan membangun identitas musiknya sendiri.
Zayn Malik mengejutkan banyak penggemar ketika ia memutuskan untuk keluar dari One Direction pada tahun 2015. Ia menempati posisi sebagai salah satu anggota paling populer dan memiliki vokal yang khas. Namun, Zayn memilih meninggalkan grup demi menjaga kesehatannya. Setelah hengkang, ia sempat membahas dugaan rasisme yang ia alami sejak awal kariernya. Dalam lagu terbarunya, ia menyinggung pengalaman tersebut, terutama terkait latar belakang keturunan Asia yang membuatnya merasa berbeda.
Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa rasisme masih menjadi masalah serius di industri musik. Para musisi akhirnya memilih melindungi diri dengan hiatus hingga keluar dari grup. Meski begitu, mereka berhasil membangun karier solo yang kuat. Kini, publik semakin sadar pentingnya menciptakan lingkungan yang inklusif bagi semua artis. Baca berita lain di sini.
Setelah hampir tiga dekade berkarya di industri musik, ADA Band kembali merilis video musik Selalu…
Sesi Potret mencuri perhatian sejak Januari 2026, menghadirkan lirik hangat dan musik bermakna, sancays menunjukkan…
Musik koplo kembali mencuri perhatian berkat lagu Langgeng Dayaning Rasa yang viral di berbagai platform.…
Dalam beberapa tahun terakhir, musisi muda dari generasi Z semakin mendominasi industri musik. Platform digital…
Indonesia terus menunjukkan daya tarik besar bagi industri musik dunia. Melalui sancays, banyak pengamat menilai…
Kamu sering merasa hari pertama kerja setelah libur panjang terasa berat. Namun, kamu bisa mengatasinya…